Pengertian Telnet – Pernahkah mendengar istilah telnet? Jika kalian seseorang yang sudah lama berkecimpung di dunia internet kalian sering mendengar dengan istilah telnet.

Namun bagi sebagian orang atau mungkin bagi kalian yang sedang mengenyam bangku pendidikan komputer akan merasa asing dengan istilah ini. Tetapi sebagian kalangan masyarakat umum masih bertanya – tanya apa itu telnet?

Sebaiknya menyimak hingga pembahasan artikel ini selesai supaya bisa memahami dengan baik dari penjelasan yang akan diberikan berikut ini. Baiklah,  kali ini bermaksud untuk berbagi informasi mengenai pengertian telnet dan kegunaan telnet. Untuk itu mari kita simak ulasannya berikut ini.

 

Mengaktifkan Telnet

telnet di windows 10


Pertama, pastikan dulu Telnet Client sudah kalian aktifkan, caranya:

  • Buka start menu, lalu ketik “Turn Windows Features on or off”
  • Cari telnet, berikan checklist lalu klik ok
  • Tunggu proses selesai

Setelah selesai, barulah kalian bisa menggunakan fitur telnet di Command Prompt kalian.

Sementara, untuk aplikasinya kalianharus mendownload dahulu di aplikasi pendukung seperti Xshell. Kemudian bukalah aplikasi Xshell kalian, jika kalian sudah buka Xshell, kemudia klik “File” lalu klik “New”.

  • Kemudian akan ada tampilan form, isi sesuai keperluan kalian, jangan sesekali kalian mengisinya dengan salah.
  • Kemudian protocol diisi dengan “TELNET” sementara Port diisi dengan “23” kemudian klik “OK” jika sudah diisi, lalu klik “Connect” dan masukkanlah username.

Username tersebut dari Host dan passwordnya hust yang dimaksud adalah perangkat yang akan diakses secara jarak jauh. Yang terakhir, silakan kalian jalankan layanan apapun seperti yang kalian inginkan sebagai user.

 

Fungsi Telnet

Berikut ini pengertian telnet dan fungsinya, Telnet sendiri merupakan sebuah singkatan dari Telecommunications network protocol. Telnet adalah salah satu aplikasi internet yang paling tua.

pengertian telnet

Telnet sendiri untuk menghubungkan terminal kita dengan remote host yang berada di jaringan luar. Telnet digunakan untuk login dari pc ke pc lainnya memungkinkan kalian untuk menggunakan aplikasi yang berada dalam sistem remote. Remote login tersebut hanya menyediakan koneksi hanya teks yang biasanya dalam bentuk command line prompt.

Dan lebih kerennya seakan-akan kalian sedang duduk di terminal yang terhubung pada mesin remote. Cara kerja telnet sendiri adalah sebuah Client mengambil karakter yang masuk dari keyboard.

Dan mengirimkannya ke server, lalu output mencetak apa yang dikirim oleh server tadi. Server melakukan banyak tugas yaitu melewatkan karakter input dari client, menginterpretasikannya, membaca output, dan mengirim balik ke client untuk dicetak ke layar.

 

Cara Kerja Telnet

Port yang digunakan telnet adalah port 23. Protokol Telnet dalam melakukan kerja menggunakan konsep server dan client. Jadi ada yang bertindak sebagai server dan juga ada yang bertindak sebagai client.

Program pada telnet client digunakan untuk merequest layanan (fasilitas) kepada server, sedangkan program pada server digunakan untuk merespon request si client

Tetapi sebelum kalian menggunakan telnet, kalian wajib mengetahui nama atau alamat host yang mau kalian capai. Alamat tersebut boleh terdiri dari nama domain atau alamat protokol Internet (alamat IP) host tersebut.

Apabila kalian login masuk ke komputer dengan jarak jauh melalui telnet, maka akan dibuat suatu koneksi dan kemudian  dilakukan pengambilan data antara kedua komputer. Sesaat setelah ada koneksi, kalian perlu memasukkan ID (login ID) dan password kalian saat itu.

 

Kelebihan dan Kekurangan Telnet

perintah telnet

Apakah kalian mengetahuinya? Bahwa teknologi ini memakai dua jenis program, yaitu client dan server. Sebenarnya ada dua program yang berjalan. Dua buah program tersebut adalah software dan  client yang beroperasi pada komputer.

Sebenarnya komputer tersebut merupakan suatu pihak yang dimana dapat meminta suatu layanan. Sementara itu, software server berarti suatu pihak yang menghasilkan suatu layanan-layanannya tersebut

Kalian kini sudah mengetahui pengertian telnet dan ssh, dan fungsi telnet dan ssh. Apa itu telnet dan apa itu ssh, cara kerjanya masing-masing kalian pun sudah bisa membedakan bukan? Kini akan membahas lebih jauh keduanya beserta macam-macamnya, supaya kalian lebih mantap mengetahui.

Lalu apakah kalian tahu contoh telnet? Sebenarnya telnet itu sebuah aplikasi yang ada di PC, khususnya di windows 7. Telnet sendiri mempunyai kelebihan dan kekurangan telnet, Adapun kelebihan dari penggunaan telnet adalah sebuah user interface yang termasuk ramah pengguna.

Hasilnya pun sangat bagus, apabila kalian yang mengakses dari jauh seolah-olah sedang mengaskes dari dekat. Dan seolah-olah kalian berhadapan langsung dengan komputer yang jarak jauh.

Adapun kekurangan dari teknologi ini adalah pemakaian yang otentikasi NTLM tanpa enkripsi. Lalu apa dampak dari teknologi ini? Teknologi ini sebenarnya gampang sekali terkait dengan aspek keamanan sistem.

Hal ini memudahkan pencurian password yang biasa dilakukan oleh pihak yang disebut sniffers. Jika kalian menjadi salah satu administrator sistem tersebut, kalian lebih baik menggunakan SSH pada Linux dibandingkan Telnet Server dalam mengkonfigurasikan sistem kalian.

 

Apa Itu SSH?

telnet

Kalian sudah mengetahui pengertian telnet dan cara kerjanya, sebenarnya ada satu lagi yang berhubungan dengan telnet. Kalian mungkin pernah mendengar SSH?

Untuk kalian yang pernah mengenyam pendidikan network, pasti sering mendengarnya. Tetapi banyak orang yang tidak mengetahuinya bahkan belum pernah mendengarnya. Berikut ini akan menjelaskan pengertian SSH dan cara kerjanya tersebut.

SSH adalah sebuah singkatan dari secure shell, yaitu suatu protokol yang memfasilitasi sistem komunikasi yang aman. Diantara kedua sistem tersebut menggunakan arsitektur client atau server, dan bisa jadi seseorang user untuk login ke server secara remote.

Apakah berbeda dengan telnet? SSH merasahasiakan data ketika komunikasi, sehingga menyulitkan penyusup yang mencoba untuk mendapatkan password yang tidak di enkripsi.

 

Perbedaan Telnet dan SSH

Telnet dan SSH merupakan dua buah perintah yang bertolak belakang. Telnet  merupakan perintah eksekusi jarak jauh tanpa menggunakan enkripsi, sedangkan SSH merupakan perintah eksekusi jarak jauh dengan enkripsi.

Dampaknya, teknologi SSH tersebut punya tingkat keamanan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan teknologi dari telnet. Walaupun memang teknologi telnet sudah ditemukan lebih dahulu dan menjadi standarisasi awal. Sehingga SSH bisa dianggap sebagai perkembangannya.

 

Daftar Perintah dan Fungsinya

Sebenarnya ada beberapa jenis command umum yang biasa dijalankan oleh telnet. Berikut adalah beberapa diantaranya beserta fungsinya:

  • “close” menutup koneksi yang sedang dijalankan
  • ‘logout’ perintah ini bisa kalian gunakan untuk menutup koneksi dan remote user keluar secara paksa
  • “display” menampilkan operating parameters
  • “mode”mencoba masukkan line/character mode(‘mode ?’ dsb)
  • “open” mengkoneksikan ke situs/website
  • “quit” keluar dari telnet exit
  • “send” memasukkan special characters (‘send ?’ dsb)
  • “set” menyiapkan/setting operating parameters (‘set ?’ dsb)
  • “unset” melakukan unset operating parameters (‘unset ?’ dsb)
  • “status” print informasi status
  • “toggle” melakukan toggle operating parameters (‘toggle ?’ dsb)
  • “slc” menyiapkan treatment bagi special characters
  • “z” melakukan suspend pada telnet.

Kini tentu kalian tidak hanya mengetahui apa itu telnet secara mendasar bukan? banyak hal mengenai telnet sudah diulas lengkap. Kalian bisa mempelajari cara kerja, kelebihan dan kekurangan hingga cara mengaktifkan client telnet.