Egan Seorang Muslim, Blogger pemula, main DoTA, ga suka coffee. Suka menulis tentang tekno dan game. Saat ini ingin mengembangkan KomputerTips.com.

Malware

malware

Sama seperti tubuh manusia, komputer juga bisa terserang penyakit, bedanya penyebabnya bisa berbagai macam entah itu virus, malware dan atau jenis pengganggu lainnya. Kali ini kita akan membahas salah satunya.

Meskipun komputer juga merupakan perangkat teknologi yang canggih saat ini, tetap tak ada yang sempurna. Apalagi saat ini penggunaan komputer belum tentu disertai pengetahuan umum mengenai sistem pertahanan komputer.

 

Apa itu Malware?

Malware, atau “malicious software” adalah istilah umum yang menjelaskan program atau kode jahat jenis apa pun yang berpotensi membahayakan sebuah sistem komputer. Seperti penyakit, Malware membuat komputer tidak bekerja secara optimal.

Sifat Malware adalah jahat, mengganggu pengguna, berusaha untuk merusak, ataupun menyerang sistem komputer. Seringkali, program ini mengambil alih komputer beserta perangkat yang terhubung dengan sistem.

Ciri-Ciri Terkena Malware

Berikut tanda-tanda yang menunjukkan bahwa mungkin komputer kita terserang malware:

  • Komputer melambat.
  • Muncul iklan yang seharusnya tidak ada.
  • Sistem berulang kali crash, freeze, atau menampilkan Blue Screen.
  • Space pada harddisk (storage) tiba-tiba terpakai.
  • Ada aktivitas dengan menggunakan Internet tiba-tiba (bukan update atau semacamnya).
  • Resource komputer mulai terpakai banyak dan kipas berputar sangat cepat.
  • Tampilan awal browser berubah sendiri (homepage berubah sendiri)
  • Ada toolbar, extensions atau mungkin plugin yang terinstall dengan sendirinya.
  • Antivirus kalian tiba-tiba berhenti, tidak bisa diupdate, dan tidak bisa dinyalakan (bukan kalian yang matikan).

Meskipun malware tidak merusak perangkat keras, mereka bisa mencuri, mengenkripsi, atau menghapus data kalian, mengubah atau membajak fungsi komputer, dan memata-matai aktivitas komputer yang kalian lakukan tanpa se-pengetahuan kita.

 

Cara Program Menginfeksi

cara malware menginfeksi

Ada dua cara paling umum yang digunakan malware untuk menyerang sistem kita, yaitu Internet dan email. Selain itu, serangan Malware paling sering terjadi ketika kita terhubung dengan Internet (aktifitas online).

Program ini tidak bisa masuk dan bekerja tanpa adanya campur tangan kalian sendiri, jadi berhati-hati adalah kunci untuk terhindar dari serangannya.

Malware bisa menyerang komputer kita ketika kita mengunjungi situs yang “terserang”, melalui file yang terinfeksi, menginstall toolbar, membuka attachment di email (seringnya spam).

Bahkan jika kita menginstal sesuatu dari sumber yang jelas, perhatikan permintaan izin untuk menginstal perangkat lunak yang ditawarkan. Terkadang ada juga aplikasi yang menwarkan toolbar dll.

Apakah Malware Menyerang Perangkat lain?

Pembuat Malware pastinya suka sekali dengan pasar tekno, entah perangkat apapun itu. Bagaimanapun, Smartphone adalah jenis perangkat yang kompleks dan tak semudah itu untuk mereka genggam.

Tetapi, sekali mereka bisa masuk, mikrofon dan kamera yang telah diretas dapat didengar dan direkam, setiap percakapan dan teks yang kalian tulis bisa diketahui orang lain. Mungkin bukan masalah jika itu chat ke pasangan, tapi kalau informasi bank, atau dashboard seller, tentu beda cerita bukan?

 

Jenis-Jenis Malware

jenis jenis malware

Yang jelas, jangan asal install program atau asal buka file yang kalian dapat di Internet, tetapi hakikatnya manusia memang pelupa jadi admin akan bantu ingat, beberapa jenisnya:

  1. Adware : perangkat lunak  yang dirancang untuk memunculkan iklan di layar, paling sering di dalam browser web.
  2. Spyware : jenis yang diam-diam mengamati aktivitas pengguna komputer tanpa izin dan mengirim datanya ke pembuatnya.
  3. Worm : jenis yang mirip dengan virus, mereka bisa replikasi diri untuk menyebar ke komputer lain melalui jaringan, biasanya menyebabkan kerusakan dengan menghancurkan data dan file
  4. Trojan : salah satu jenis malware yang paling berbahaya. Biasanya mewakili dirinya sebagai sesuatu yang berguna untuk menipu pengguna.
  5. Ransomware : malware yang mengunci perangkat dan/atau mengenkripsi file, kemudian memaksa kita untuk membayar uang tebusan untuk mendapatkannya kembali (biasanya bitcoin atau semacamnya).
  6. Rootkit : Bentuk malware yang memberikan hak administrator pada penyerang untuk mengakses sistem yang terinfeksi.
  7. Keylogger : jenis program yang merekam semua penekanan tombol pengguna pada keyboard, biasanya menyimpan informasi yang dikumpulkan dan mengirimkannya ke pembuatnya.

Itulah beberapa macam jenis malicious software yang banyak menyerang dan paling sering kita dengar namanya, selain mereka mungkin masih banyak lagi panggilan-panggilan yang belum admin sebut karena keterbatasan ilmu admin.

 

Cara Menghilangkan Malware

cara menghilangkan malware

Oke, karena mungkin pembaca artikel ini sedang mengalami masalah, ga perlu panjang lebar lagi berikut beberapa langkah yang bisa kalian ambil:

  • Pertama, jika kalian belum punya, install program anti-malware yang paten.
  • Kedua, ubah kata sandi Anda, tidak hanya untuk PC atau HP, tetapi juga email, akun media sosial, situs belanja, dan pusat perbankan dan tagihan.
  • Ketiga, untuk jaga-jaga bersihkan ponsel dengan reset ke setelan pabrik, jangan lupa backup data penting.
  • Keempat, Pastikan sistem operasi, browser, dan plugin selalu up-to-date.
  • Kelima, hindari mengklik iklan pop-up saat menjelajahi Internet, tahan rasa penasaran kalian.
  • Keenam, hindari situs web yang tidak dapat dipercaya atau jaringan transfer file peer-to-peer, jika kalian masih awam.
  • Terakhir dan yang paling penting, tetap waspada.

Jika kalian memang seorang pekerja atau mahasiswa/i yang menggunakan email setiap hari, perhatikan juga pengirim email. Jangan langsung membuka attach yang dikirim, sebelum melihat siapa pengirimnya.

 

Sejarah

Tahun 1980

Sejarah virus modern dimulai dengan program yang disebut Elk Cloner, yang mulai menginfeksi sistem Apple II pada tahun 1982.

Disebarluaskan melalui disket yang terinfeksi, virus itu sendiri tidak berbahaya, tetapi menyebar ke semua disk yang terpasang pada suatu sistem

Tahun 1990

Microsoft Windows muncul dekade ini, bersama dengan makro dari aplikasinya, yang membuat pembuat malware menulis kode infeksi dalam bahasa makro Microsoft Word dan program lainnya.

Entah mengapa, virus makro ini di tahun ini lebih banyak menginfeksi dokumen dan template daripada aplikasi yang dapat dieksekusi

Tahun 2002 – 2007

Worm mulai ada dan mulai menyebar melalui jaringan instant messanging. Di masa itu, aplikasi yang digunakan masi AOL, MSN Messenger, Yahoo Messenger dan mungkin aplikasi yang namanya belum kita kenali.

Tahun 2005

Serangan Adware mulai muncul, iklan-iklan yang mengganggu mulai ditampilkan ke layar komputer, kadang-kadang dalam bentuk pop-up atau di window yang tidak bisa ditutup.

Tahun 2007 ke 2009

Para scammers malicious software beralih ke jejaring sosial seperti MySpace sebagai media mereka untuk mengirimkan iklan jahat, redirect, fake antivirus dan fake software lainnya.

Tahun 2013

Ransomware baru muncul dan bernama CryptoLocker, ransomware ini mengintai para pengguna Windows hingga May 2014 akhir.

Tahun 2013 ke 2017

Ransomware mulai berjaya dengan adanya batu loncatan melalui Trojans, Exploits dan media lainnya, membuat mereka sangat ditakuti dunia di tahun 2017. Di Indonesia sendiri juga banyak orang yang terkena program jahat ini.

Malware, atau Malicious Software, adalah istilah umum untuk semua jenis perangkat lunak komputer yang sengaja dibuat dengan tujuan yang jahat. Sebagian besar korban dari Malware terkena saat aktivitas.

Sumber: Malwarebytes

Avatar for Egan
Egan Seorang Muslim, Blogger pemula, main DoTA, ga suka coffee. Suka menulis tentang tekno dan game. Saat ini ingin mengembangkan KomputerTips.com.

Simbol Flowchart

Avatar for Egan Egan
1 min read

Augmented Reality

Avatar for Egan Egan
1 min read

Big Data

Avatar for Egan Egan
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *