Request Could Not be Performed

Advertisement

Mungkin pernah meskipun sekali, ketika coba mengakses hard disk / flashdisk muncul tulisan the request could not be performed.

Secara umum, error ini muncul dikarenakan file system yang kotor atau kerusakan hardware.

Advertisement

Tapi daripada cuma bicara harus ini harus itu, mending kita coba dari sekarang apa yang sekiranya bisa kita lakukan.

 


Cara Mengatasi Request Could Not Be Performed

Masalah: The Request Could Not be Performed Because of an I/O Device Error

Penyebab

Error I/O device error terjadi ketika Windows tidak mampu melakukan aktivitas input / output, entah itu membaca data ataupun menyalin data ketika mengakses drive.

Error ini bisa terjadi di berbagai jenis perangkat keras atau media seperti flashdisk, hard disk external, dan lainnya.

Penyebab umum error the request could not be performed, yaitu:

  1. Storage device yang tidak terpasang / terhubung dengan baik dan benar.
  2. Port USB komputer yang rusak, kotor ataupun patah.
  3. Driver storage driver komputer yang belum update, tidak kompatibel dengan perangkat atau rusak.
  4. Perangkat external, memory atau USB dengan letter yang salah kita buka.
  5. Perangkat external, memory atau USB yang digunakan kotor / rusak / patah.
  6. Windows menggunakan metode transfer yang tidak bisa dibaca perangkat yang digunakan (USB 2.0 dan 3.0 misalnya)

Solusi

  • Periksa port yang digunakan.
  • Recover data dari perangkat terkait.
  • Update driver perangkat.
  • Ganti metode transfer data.
  • Menggunakan bantuan cmd.
  • Ganti letter hard drive.

Jangan lupa untuk menutup program penting dan simpan data kalian, backup pekerjaan juga bagus.

Solusi 1: Periksa port yang digunakan

cara mengatasi request not performed - 1 periksa port

Cara mengatasi request could not be performed yang pertama tentunya dari fisik perangkat, port dan peripheral yang digunakan.

Pastikan dulu ya, apakah memang HDD atau USB kalian bisa diakses di komputer / laptop milik teman kalian?, jika ya berarti ada masalah dengan perangkat kalian.

Coba mulai bersihkan dari port yang digunakan, siapa tau ada debu yang menempel dan mengeras di Port yang digunakan.

Selain itu, periksa juga apakah port yang digunakan memang mensupport perangkat yang dicolok?

Solusi 2: Ganti letter hard drive

cara mengatasi request not performed - 2 ganti letter

Coba ganti letter hard drive yang digunakan menggunakan Disk Management, misalnya dari F:\ jadi G:\.

Advertisement

Begini cara mengganti letter hard drive:

  1. Buka Disk Management.
  2. Klik kanan pada partisi yang dimaksud.
  3. Klik Change Drive Letter and Paths.
  4. Klik Change.
  5. Pilih Drive Letter baru.
  6. Klik OK.
  7. Restart komputer / laptop.

Menggantinya memang mudah, tetapi belum tentu solusi ini memang menyelesaikan masalah, jika masih error coba langkah selanjutnya.

Oh ya, untuk mengakses Disk Management yang cepat bisa dengan: Rundiskmgmt.msc.

Solusi 3: Update driver perangkat

cara mengatasi request not performed - 3 update driver

Bingung driver yang harus di update apa? di Windows 10, semuanya bisa otomatis update menggunakan fitur Update Windows.

Metode lain yang bisa kalian gunakan adalah lewat Device Manager.

Begini cara update di Device Manager.

  1. Buka Device Manager.
  2. Buka bagian Disk drives.
  3. Klik kanan pada partisi.
  4. Pilih Update driver.
  5. Pilih Automatically update.
  6. Ikuti prosesnya, tunggu selesai.
  7. Restart perangkat.

Cara mengakses Device Manager bisa melalui: Run ➡ devmgmt.msc.

 

Advertisement

Solusi 4: Ganti metode transfer data

cara mengatasi request not performed - 4 ganti mode

Kalau perangkat kalian jenis yang up-to-date, sangat mungkin untuk tidak menemukan settingan yang sama dengan metode ini.

Begini cara mengganti transfer mode di Device Manager:

  1. Buka Device Manager.
  2. Lihat pada IDE ATA/ATAPI controllers.
  3. Klik kanan perangkat ➡ pilih Properties.
  4. Masuk ke tab Advanced Settings.
  5. Pada Transfer Mode ➡ Pilih PIO Only.
  6. Klik tombol OK.
  7. Restart perangkat.

Pengguna Windows 7 mungkin masih bisa menemukan pengaturan ini, tapi karena kebanyakan sudah Windows 10 dan update, biasanya opsi ini tidak ada.

 

Solusi 5: Menggunakan bantuan cmd

cara mengatasi request not performed - 5 dengan cmd

Bantuan command prompt yang bisa kita andalkan dalam kasus ini adalah check disk ➡ chkdsk #: /f /r /x (ganti # dengan letter drive kalian).

Dengan harapan, hard drive atau usb drive kalian masih bisa tertolong, tentunya dengan hak akses administrator (run as administrator).

Begini caranya:

  1. Buka CMD (as Administrator).
  2. Ketik perintah chkdsk.
  3. Enter, tunggu prosesnya selesai.
  4. Restart perangkat.

Tapi kalau kalian masih ragu dan tidak yakin menggunakan command prompt, ada baiknya meminta bantuan orang lain atau aplikasi 3rd party.

 

Solusi 6: Recover data perangkat yang rusak

cara mengatasi request not performed - 6 recovery data

Hm.. kalau masalah masih muncul setelah mencoba beberapa cara di atas, berbesar hatilah tetapi tetap usaha untuk mengembalikan data yang ada di sana.

Ada beberapa aplikasi recovery data di Internet yang bisa kalian gunakan, beberapa berbayar tapi memang worth untuk dicoba, seperti:

  1. EaseUS Data Recovery Wizard.
  2. MiniTool Power Data Recovery

Atau mungkin aplikasi lain yang dianggap remeh padahal berguna sekali.

Mumpung kalian masih di sini, coba cek apakah kalian mengalami error ini:

Meskipun melakukan data recovery terdengar putus asa, hal ini lebih baik daripada kalian langsung pasrah seakan data telah hilang.

Leave a Comment