Cara Cek Versi BIOS

Mengupdate versi BIOS memang tak selalu dibutuhkan, tetap untuk sekedar cek versi apakah up to date terkadang perlu dilakukan.

Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 30 detik tergantung komputer kalian lemot atau tidak, dan tak perlu tool apapun.

Tentunya kalian harus berhati-hati saat mengupdate BIOS, jika komputer nanti freeze, stuck atau crash bisa jadi BIOS atau Firmware UEFI kalian corrupt

 


Cara Melihat Versi BIOS di OS Windows

Cara ini bisa digunakan di komputer atau laptop yang menggunakan OS Windows, tentunya kalau cuma mengecek tak akan masalah.

1. Cek Versi BIOS dengan Command Prompt

Untuk memeriksa versi BIOS lewat Command Prompt, kalian harus membukanya as administrator.

cek versi bios dengan cmd

Begini cara cek versi BIOS dengan cmd:

  1. Buka Start Menu
  2. Cari Command Prompt.
  3. Klik kanan pada CMD.
  4. Pilih Run as Administrator.
  5. Ketik wmic bios get smbiosbiosversion.
  6. Lihat versi BIOS atau firmware UEFI di sana.

Versi cepat di Windows 10, kalian bisa membuka command prompt dengan menekan tombol Windows + X, lalu  A (tanpa Ctrl / Alt / Windows).

 

2. Cek Versi BIOS lewat System Information

Dikenal juga dengan System information panel, dan dulunya disebut msinfo32, sampai saat ini juga begitu.

cek versi bios di windows

Begini cara melihat versi BIOS lewat msinfo32:

  1. Buka Run.
    • Tekan tombol Windows + R.
  2. Ketik msinfo32.
  3. Di panel kiri, pilih System Summary.
  4. Di panel kanan, lihat Bios Version/Date.

Setelah selesai melihat, cukup tutup panel tersebut. Tak perlu restart komputer atau melakukan hal apapun.

 


Tentang Mengupdate Versi BIOS

update versi bios

Setelah melihat versi BIOS yang kalian gunakan, kira kira mau apa lagi? apa iseng lihat atau memang ada niatan untuk mengupdate?

Advertisement

Sebelum mengupdate ada hal yang perlu kalian ketahui. Tentunya masalah prosedural dan juga proses dasar yang harus kalian ketahui.

  1. Pertama, kalian harus mengetahui situs produsen motherboardnya.
  2. Kedua, cari halaman support atau yang berhubungan dengan download.
  3. Ketiga, mungkin kalian memerlukan aplikasi archive (WinRar / WinZip).
  4. Keempat, tolong sekali baca file README atau instruksi yang ada.
  5. Kelima, ketahui flashing tool yang compatible dengan BIOS kalian.

System crash or freeze juga bisa menyebabkan kerusakan pada BIOS, better to be safe than sorry ya kan?, jadi solusinya gimana?

Solusinya adalah dengan membiarkan BIOS apa adanya kecuali memang kedaan yang memaksa.

Percaya atau tidak, mem-flash BIOS dari dalam Windows (saat sedang berjalan / digunakan) dapat menyebabkan lebih banyak masalah.

Semua aplikasi background process termasuk security programs yang dapat mengganggu proses dan dapat menyebabkan kegagalan dan malah merusak BIOS

 

Tambahan

Kita bisa mengakses tampilan BIOS dengan menekan tombol tertentu saat komputer sedang booting.

Bisa dengan menekan tombol Del / Delete dan F2. Tetapi untuk masuk ke tampilan UEFI Setup, tentunya sedikit berbeda.

Meskipun cara cek versi BIOS-nya sama, tampilan antara satu dengan motherboard lain bisa berbeda.


komputertips.com

Baca juga

X

Advertisements

Advertisements