Baterai CMOS

baterai cmos

CMOS merupakan sebuah chip pada motherboard yang berisi konfigurasi BIOS, tanggal, waktu dan informasi lain yang dibutuhkan komputer selama startup dan baterai CMOS inilah yang memberikan daya ke chip, bahkan saat komputer mati.

Tanpa baterai, informasi ini akan hilang ketika komputer dimatikan atau kehilangan daya karena beberapa alasan (baterai mati, listrik mati, dll.). Baterai ini memiliki bentu sama dengan baterai jam arloji, dan bisa bertahan 1 atau 2 tahun.

Pada dasarnya CMOS merupakan teknologi chip dengan daya yang sangat rendah, itulah mengapa baterainya bisa bertahan dengan lama.

 

Cara Kerja dan Fungsi Baterai CMOS

Baterai untuk CMOS menyediakan daya kecil untuk mengingat Real Time Clock, baik saat perangkat dihidupkan atau dimatikan.

baterai cmos kecil
gambar: deskdecode.com

Selain itu, jika ini dicopot dan dimasukkan kembali ke dalam perangkat, maka kata sandi BIOS perangkat dan semua pengaturan lainnya akan dihapus.

Chip CMOS juga menyimpan data dan informasi yang telah diatur pada BIOS, untuk menyimpan informasi ini, dibutuhkan energi dari baterai. Setiap motherboard memiliki konfigurasi yang berbeda-beda, tetapi tetap disimpan dalam chip CMOS.

Baterai kecil ini  juga dikenal sebagai baterai atau energi cadangan dan aktif saat komputer dimatikan.

Maka dapat disimpulkan bahwa fungsi dari baterai ini di antaranya :

  • Memberikan daya untuk mengetahui waktu.
  • Sebagai jam pengganti pada komputer.

Umumnya, baterai CMOS mampu bertahan hingga bertahun-tahun, setelah itu baterai akan lemah. Jika hal ini terjadi, maka hal yang perlu kita lakukan adalah tinggal mengganti baterai tersebut, harga baterai ini sangat terjangkau.

 

Ciri – Ciri Baterai CMOS Rusak

Seperti yang kita ketahui bahwa tidak ada baterai yang bertahan selamanya tanpa diganti atau di isi ulang. Tidak seperti baterai lainnya, baterai jenis ini tidak dapat diisi ulang dan jika kalian memaksa, mungkin bisa berakibat buruk.

cara mengganti cmos
gambar: neosmart.net

Lagipula, membeli baterai baru lebih tidak akan lama bukan?. Sebelum menggantinya, pastikan juga kalian memiliki baterai pengganti yang sama persis, karena ada juga jenis baterai yang masih menggunakan dua kabel.

Kebanyakan teman-teman kita yang masih awam salah mengira jika masalah yang dialami ada di power supply atau prosesor. Padahal bisa jadi hal ini juga disebabkan karena baterai yang ternyata bermasalah.

Nah, berikut ini beberapa indikasi yang mungkin terjadi akibat baterai CMOS yang bermasalah :

  1. Pertama, ketika kita menyalakan komputer, jika baterai tidak berfungsi maka komputer akan menampilkan pesan kesalahan seperti, “CMOS Read Error“, atau “CMOS Battery Failure“..
  2. Kedua, setiap kali booting komputer selesai, muncul pesan error seperti “New CPU Installed
  3. Ketiga, ketika komputer tidak mau menyala sama sekali ketika kita melakukan restart

Nah, jika indikator ini juga kita temui. Maka sudah dapat dipastikan jika baterai CMOS kita sudah tidak dalam keadaan baik dan harus diganti.

 

Mengatasi Baterai yang Rusak

gambar baterai cmos
gambar: trendykits.com

Kegagalan baterai CMOS dapat diidentifikasi ketika komputer tidak cukup mampu untuk menunjukkan tanggal dan waktu yang benar.

1. Lakukan Clear CMOS

Tindakan yang pertama yang bisa kita lakukan saat sistem tidak bekerja adalah melakukan clear CMOS. Langkah ini bisa kita anggap sebagai langkah tepat dan yang paling efektif untuk mengatasi masalah.

Mengembalikan setting kembali seperti awal dari bawaan pabriknya mungkin dapat membantu kita mengetahui penyebab masalah, apakah hal ini karena setting atau karena kerusakan pada hardwarenya.

2. Cek Posisi Baterai

Hal yang dapat kita lakukan jika baterai mengalami masalah adalah dengan memindahkan posisi jumper motherboard dan memeriksa posisi  baterai CMOS, untuk menghindari berbagai kemungkinan seperti dudukan kurang pas atau terlalu longgar dan lain sebagainya.

3. Melepas Baterai

Jika masalah sudah dipastikan karena baterai CMOS. Maka kita perlu melakukan beberapa tindakan seperti mengubah setting jumper untuk CMOS atau mencabut baterainya.

Jika baterai sudah dilepas, ingatlah untuk memberi jeda sekitar 5-10 menit saat mencabut baterai dan tidak terburu-buru untuk memasangnya kembali. Biarkan komputer apa adanya selama beberapa saat, hingga ia kembali pada sistem default atau sistem pabrik.

Usahakan kita memberi jeda yang cukup, karena bila baterai terlalu cepat dipasang kembali, besar kemungkinan sistem belum kembali ke pengaturan awal dan ini bisa menyebabkan sistem tidak mau bekerja.

4. Mengganti Baterai

Jika sudah melakukan langkah-langkah di atas dan tidak membuahkan hasil, maka itu artinya kita perlu mengganti dan membeli baterai yang baru. Namun saat membeli baterai, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Sebaiknya kita membawa baterai lama kita, karena setiap baterai memiliki nomor seri yang berbeda-beda. Usahakan jenis baterai yang kita beli sama dengan baterai yang kita miliki sebelumnya untuk menghindari yang baru, sama halnya dengan baterai CMOS laptop.

Cara Cek Kesehatan Harddisk

Egan
1 min read

Arti LMAO

Egan
39 sec read

Cara Cek PING

Egan
48 sec read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *