Jan
4th

Mengembalikan GRUB Setelah Install Ulang Windows

“GRUB loader hilang, sehingga cuma bisa masuk ke Windows saja, padahal sebelumnya dual boot“. Banyak orang yang mengalami permasalahan seperti kalimat singkat tersebut. Ketika Anda memiliki komputer dengan 2 OS, misalnya Windows dan Ubuntu, kemungkinan besar Anda akan mengalami hal tersebut ketika melakukan install ulang Windows.

Ubuntu Grub Loader

Hal ini terjadi karena, biasanya ketika Windows diinstall setelah Ubuntu maka master boot record akan ditimpa. Bagaimana mengembalikan GRUB setelah install ulang windows? Artinya Anda harus melakukan boot dengan menggunakan LiveCD dan install ulang grub. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukannya.

1. Boot dengan menggunakan Live CD Ubuntu.

2. Buka terminal.

3. Buka GRUB Command line dengan mengetikkan:

sudo grub

4. Beritahukan GRUB dimana letak/posisi partisi Ubuntu Anda dengan mengetikkan:

root (hdA, B)

Dimana ‘A’ adalah nomor hard-drive, dimulai dari 0, dan ‘B’ adalah nomor partisi, dimulai dari 0. Sebagai contoh, jika Ubuntu diinstall pada partisi kedua pada hard-drive pertama, maka command-nya akan seperti ini:

root (hd0, 1)

5. Beritahukan GRUB, boot sector akan ditaruh di drive mana.

setup (hd0)

(ganti angka 0, jika drive yang Anda gunakan untuk boot bukan drive yang pertama).

6. Tutup GRUB command line.

quit

dan reboot.

UPDATE: Tips ini untuk Ubuntu 9.04 ke bawah

Jan
2nd

Menampilkan Subtitle Pada Windows Media Player

Kemarin, ketika sedang menonton Film Transformer: Revenge of The Fallen, ada seorang teman yang bilang “Kok tidak ada terjemahan filmnya?” Sebenarnya ada, namun subtitle dalam bahasa Inggris. Untuk itu saya segera mencari subtitle Transformer: Revenge of The Fallen dalam bahasa Indonesia di subtitleseeker.com.

Menampilkan subtitle windows media player

Menampilkan subtitle windows media player

Permasalahan muncul ketika memainkan filmnya menggunakan Windows Media Player di Windows 7. Subtitle tidak muncul, tidak seperti ketika memainkannya di Ubuntu yang langsung menampilkan subtitle Bahasa Indonesia.

Pada postingan ini akan Saya informasikan langkah sederhana yang Saya temukan dari teman-teman di forum yang saya ikuti. Cara ini akan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pada Windows Media Player yang tidak menampilkan Subtitle. Yang perlu Anda lakukan adalah men-download DirectVobSub (VSFilter) untuk menampilkan subtitle. Dengan DirectVobSub Anda juga bisa memodifikasi ukuran huruf, warna dan posisi munculnya subtitle ketika film sedang dimainkan.

download

DirectVobSub.

Setelah selesai download, klik dua kali file yang baru Anda download untuk menginstallnya. Lalu mainkan film Transformer: Revenge of The Fallen, dan klik kanan pada layar Windows Media Player > Lyrics, Captions, and Subtitles > On if available. Maka subtitle akan muncul dan Anda bisa menikmati film Transformer: Revenge of The Fallen dan mengerti apa yang sedang dibicarakan oleh aktor dan aktrisnya.

Cara ini berhasil dilakukan pada Windows 7, bagi Anda pengguna Windows XP atau Windows Vista silakan dicoba saja tips ini, dan mohon bisa berbagi pengalamannya melalui form komentar di bawah ini.

Catatan:

- File subtitle harus ditempatkan pada folder yang sama dengan file film.

- Nama file subtitle harus sama dengan nama file film.

Dec
30th

Tweak Settingan Tersembunyi Ubuntu Dengan Ubuntu Tweak

Ubuntu Tweak adalah tool yang digunakan untuk mengganti settingan tersembunyi Ubuntu, sebagai contoh: menyembunyikan atau mengganti splash screen, menampilkan atau menyembunyikan ikon Computer, Home, Trash, dan Network, mengganti Metacity, Nautilus, power management dan security settings, dll. Saat ini, Ubuntu Tweak hanya tersedia untuk desktop GNOME Ubuntu, ini tidak akan bisa digunakan untuk Kubuntu atau Xubuntu. Postingan kali ini akan memberikan panduan utnuk menginstal dan menggunakan Ubuntu Tweak.

Saya tidak menjamin hal ini akan bekerja untuk Anda.

1. Install Ubuntu Tweak

Buka Firefox dan buka http://ubuntu-tweak.com/downloads, lalu pilih “Deb Package”.

Ubuntu Tweak 1

Pada kotak dialog yang muncul, pilih “Open with GDebi package Installer (default)”.

Ubuntu Tweak 2

Setelah Package Installer muncul, klik pada tombol “Install Package”.

Ubuntu Tweak 3

Ketikkan password Anda:

Ubuntu Tweak 4

Sekarang Proses instalasi Ubuntu Tweak dimulai.

Ubuntu Tweak 5

Setelah itu, klik pada tombol “Close” dan tutup Package Installer.

Ubuntu Tweak 6

2. Menggunakan ubuntu Tweak

Untuk mulai menggunakan Ubuntu Tweak, klik menu “Applications > System Tools > Ubuntu Tweak”.

Ubuntu Tweak 7

Tampilan Ubuntu Tweak akan seperti gambar di bawah ini. Sekarang Anda dapat membuka-buka seluruh menu dan melakukan modifikasi.

Ubuntu Tweak 8

Settingan komputer:

Ubuntu Tweak 9

Session Control:

Ubuntu Tweak 10

Desktop Icons:

Ubuntu Tweak 11

Settingan Metacity:

Ubuntu Tweak 12

Settingan GNOME:

Ubuntu Tweak 13

Settingan Nautilus:

Ubuntu Tweak 14

Settingan Power Management:

Ubuntu Tweak 15

Settingan Security:

Ubuntu Tweak 16

Sumber: howtoforge.com

Dec
17th

Dual Boot Windows 7 dan Ubuntu 9.10 (Karmic Koala)

Postingan ini dibuat setelah Saya berhasil membuat dual boot Windows 7 dan Ubuntu. Ceritanya laptop Saya yang sebelumnya menggunakan Windows XP dan Ubuntu 9.04 (Jauty Jackalope) Saya upgrade menjadi Windows 7 dan Ubuntu 9.10 (Karmic Koala), namun ada partisi yang salah pada instalasi sebelumnya yaitu ada partisi yang unallocated dan tidak digunakan…sayang kan jadinya space hard drive gak digunakan. Nah untuk itu Saya ingin perbaikin kesalahan ini sekaligus aja meng-upgrade os Windows dan Ubuntu.

Permasalahan yang terjadi adalah ketika Saya melakukan upgrade Windows XP ke Windows 7 boot loader hilang, namun hal ini bisa Saya atasi dengan melakukan sedikit konfigurasi pada MBR yang terhapus dan boot loader kembali lagi, dan Saya bisa masuk ke Windows 7 dan Ubuntu dengan baik. Namun ketika Saya ingin mengupgrade Ubuntu, Ubuntu tidak mengenali partisi Windows 7 sebagai operating system. Hal ini sangat aneh, padahal ketika Saya lihat menggunakan Partition Magic, semua partisi di komputer Saya dikenali.

Nah, akhirnya Saya coba cari jawabannya dengan menggunakan jasa om Google, dan akhirnya Saya bisa mengatasi semua permasalahan itu dengan langkah-langkah seperti di bawah ini:

[catatan: Backup terlebih dahulu data-data Anda pada USB flash disk atau hard drive eksternal]

1. Lakukan booting dengan CD Ubuntu 9.10 Karmic Koala.
2. Buka terminal dan jalankan Gparted

>sudo gparted

3. Buat sebuah partisi NTFS.

Partisi GParted

4. Quit GParted, dan reboot.
5. Booting dengan CD Windows 7.
6. Ketika ada pilihan dimana menginstall, pilih partisi ntfs yang telah Anda buat pada langkah 3 dan klik next.
7. Instalasi Windows 7 akan berjalan.

Proses instalasi Windows 7

8. Setelah instalasi Windows 7 selesai dengan sempurna, booting dengan menggunakan CD Ubuntu lagi dan lakukan instalasi Ubuntu 9.10 Karmic Koala pada partisi yang kosong.
9. Seharusnya Ubuntu sudah mengenali partisi Windows 7 sekarang sebagai Partisi Windows 7 dan sekarang Anda bisa melakukan dual boot.

Jadi intinya dari postingan kali ini adalah, jika Anda membuat partisi awal dengan menggunakan CD Windows 7, maka Ubuntu 9.10 Karmic Koala tidak akan mengenali partisi sebagai operating system. Jika Anda menggunakan aplikasi partisi dari pihak ketiga seperti GParted, dan melakukan instalasi Windows maka skenario berikutnya akan berjalan sesuai keinginan.

Apakah Anda mengalami hal yang sama dengan yang Saya alami ketika menginginkan dual boot Windows 7 dan Ubuntu??? Jika ada langkah lainnya, mohon dapat berbagi dengan menggunakan form komentar di bawah postingan ini.

Update: Spesifikasi Minimum Ubuntu

Dec
16th

Cara Install Ubuntu 9.10 – Karmic Koala

Berikut panduan langkah demi langkah instalasi Ubuntu 9.10

Ubuntu 9.10 yang juga dikenal dengan sebutan Karmic Koala telah dirilis pada tanggal 29 Oktober 2009 yang merupakan rilis kesebelas dari OS Ubuntu. Tutorial ini dibuat untuk memberikan panduan kepada siapaun yang ingin menginstall Ubuntu 9.10 pada komputer pribadinya.

Cara install Ubuntu 9.10 ini ditujukan untuk orang-orang yang belum pernah menginstall Ubuntu pada komputernya namun menginginkan os ini beroperasi pada komputernya. Tutorial ini akan memudahkan pekerjaan Anda dalam melakukan instalasi Ubuntu 9.10, namun jika Anda mengalami permasalahan dalam proses instalasi, jangan ragu untuk menggunakan media komentar di bawah postingan ini, kami atau teman-teman pengunjung blog KomputerTips.com akan membantu Anda.

Update: Spesifikasi Minimum Ubuntu

Persyaratan:

Anda butuh Ubuntu 9.10 Desktop ISO image yang sesuai dengan arsitektur komputer Anda (i386 atau amd64), dan bisa didownload dari sini. Bila download Anda sudah selesai, bakar ISO image tersebut dengan aplikasi CD/DVD burning favorit Anda (Nero, CDBurnerXP, Roxio) pada CD blank dengan speed 8x.

Pilih bahasa yang Anda inginkan…

instalasi ubuntu 9.10 satu

Pilih opsi kedua “Install Ubuntu” dan tekan tombol “enter”…

instalasi ubuntu 9.10 dua

Tunggu sampai CD dimuat ke dalam RAM…

instalasi ubuntu 9.10 tiga

Anda akan melihat wallpaper untuk beberapa saat. Ketika installer muncul, Anda akan bisa memilih bahasa yang Anda inginkan untuk keseluruhan proses instalasi. Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan…

instalasi ubuntu 9.10 empat

Dimana Anda?

Layar kedua akan menampilkan peta bumi. Waktu dari sistem komputer Anda akan menggunakan pilihan lokasi yang Anda tentukan. Anda juga dapat memilih lokasi menggunakan drop down list yang terletak pada bagian bawah layar. Klik tombol “Forward” setelah Anda memilih lokasi yang diinginkan…

instalasi ubuntu 9.10 empat

Test keyboard Anda

Pada layar ketiga, Anda bisa memilih layout keyboard yang Anda inginkan. Namun layout default biasanya adalah yang sering digunakan. Klik tombol “Forward” jika konfigurasi keyboard telah selesai Anda tentukan.

layout keyboard ubuntu 9.10

Partisi Hard Disk

Anda memiliki empat pilihan:

1. Jika komputer Anda sudah ada os lain (misalnya Windows 7) dan Anda menginginkan sistem dual boot, pilih opsi pertama: “Install them side by side, choosing between them at each startup”.

partisi harddisk ubuntu 9.10

Catatan: Opsi ini hanya akan muncul apabila Anda memiliki operating system lain di komputer Anda, seperti Microsoft Windows. Perlu diingat, bahwa setelah instalasi Windows boot loader akan ditimpa oleh Ubuntu boot loader!

2. Jika Anda ingin menghapus operating system yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin installer secara otomatis melakukan partisi hard drive, pilihlah opsi kedua, “Use the entire disk”.

partisi hard disk ubuntu 9.10 opsi kedua

Catatan: Opsi ini sangat direkomendasikan kepada pengguna yang tidak memiliki os lain di komputernya atau yang ingin menghapus os yang ada, contohnya OS Windows.

3. Opsi ketiga adalah “Use the largest continuous free space” dan akan menginstall Ubuntu 9.10 pada space yang belum dipartisi pada hard drive yang dipilih.

4. Opsi keempat adalah “Specify partitions manually” dan pilihan ini sangat direkomendasikan untuk pengguna level advanced, pilihan ini untuk membuat partisi khusus atau melakukan format hard drive dengan sistem file lain. Ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home yang sangat berguna untuk melakukan instalasi ulang keseluruhan sistem.

Berikut cara yang digunakan apabila Anda melakukan partisi manual dengan /home:

- Pilih “Specifiy partitions manually (advanced)” dan klik tombol “Forward”.

- Pastikan hard drive yang dipilih sudah benar. /dev/sda adalah physical hard drive pertama. /dev/sdb adalah hard drive kedua pada komputer Anda. Jadi, pastikan hard drive mana yang ingin Anda format! Kalau tidak, Anda akan kehilangan seluruh data pada hard drive tersebut!

- Misalkan hard drive yang dipilih kosong (tidak ada operating system atau data penting pada hard drive yang dipilih), namun ada sedikit partisi. Pilih setiap partisi dan klik tombol “Delete”. Setelah beberapa saat, akan muncul kata “free space”. Lakukan hal yang sama dengan partisi lain pada hard drive yang dipilih sampai semuanya terhapus dan muncul kata “free space”.

- Pilih kata “free space”, lalu klik tombol “Add”. Pada jendela yang baru, ketikkan 2000 pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih opsi “swap area” dari drop down list “Use as:”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda akan melihat baris “swap” dengan ukuran yang telah ditentukan.

- Pilih kata “free space”, klik tombol “Add”. Pada jendela baru, pilih opsi “Primary”, ketikkan nilai antara 10.000 dan 50.000 pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih / sebagai “Mount point”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda akan diberitahukan baris “ext4 /” dengan ukuran yang telah ditentukan.

- Pilih kata “free space”, klik tombol “Add”. Pada jendela baru yang munbul, pilih opsi “Primary”, ketikkan nilai antara 30.000 dan 50.000 (atau space yang tersisa pada hard drive Anda) pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih /home sebagai “Mount point”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda akan diberitahukan baris “ext4 /home” dengan ukuran yang telah ditentukan.

Persiapan partisi

Tampilan partisi Anda seharusnya seperti gambar di bawah ini. Jika benar, klik tombol “Forward” untuk melanjutkan instalasi…

Partisi ubuntu 9.10 yang benar

Warning: Seluruh data pada hard drive yang dipilih akan dihapus dan tidak dapat dikembalikan.

Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan instalasi.

Siapa Anda?

Pada layar ini, Anda harus memasukkan data yang benar sesuai pertanyaannya. Isilah kolom yang tersedia dengan nama asli Anda, nama yang Anda inginkan untuk login pada OS Ubuntu (yang disebut juga dengan “username” yang dibutuhkan untuk login pada system), password dan nama komputer (secara otomatis sudah tertulis, namun bisa Anda ganti).

Pada tahapan ini, ada opsi yang disebut “Log in automatically”. Jika kotak pilihan ini Anda centang, maka Anda akan login secara otomatis pada Ubuntu Desktop. Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan…

Login pada Ubuntu 9.10

Apakah Anda sudah benar-benar siap menggunakan Ubuntu?

Ini adalah langkah akhir instalasi. Pada tahapan ini, Anda dapat memilih untuk menginstall boot loader pada partisi lain atau hard drive, namun ini sangat direkomendasikan bagi yang sudah advanced saja.

Untuk itu, klik tombol “Advanced” dan pilih drive yang benar (USB stick)…

Ubuntu Boot Loader

Klik tombol “Install” untuk memulai proses instalasi…

Memulai instalasi Ubuntu 9.10

Operating System Ubuntu 9.10 (Karmic Koala) akan segera diinstall…

Proses instalasi Karmic Koala

Setelah kira-kira 10 sampai 18 menit (tergantung pada spesifikasi komputer Anda), pop-up window akan muncul, mengingatkan Anda bahwa instalasi sudah selesai, Anda perlu melakukan restart komputer untuk melihat operating system Ubuntu berjalan. Klik tombol “Restart now”…

Instalasi Ubuntu 9.10 selesai

CD akan dikeluarkan dari CD ROM, lalu tekan tombol “Enter” untuk reboot. Komputer akan direset, dalam beberapa saat Anda akan melihat Ubuntu boot splash dan Xsplash…

Ubuntu boot splash dan Xsplash

Ubuntu boot splash dan Xsplash 2

Pada layar login, klik pada username Anda dan masukkan passwordnya. Klik Log in atau tombol enter…

Login pertama kali Ubuntu 9.10

Silakan menikmati Ubuntu 9.10 Anda…

Silakan menikmati Ubuntu 9.10

sumber:softpedia.com

Dec
3rd

Cara Install Vuze 4.3 di Ubuntu 9.10

Manual install ini sangat mudah bagi siapa saja yang ingin melakukan instalasi Vuze di Ubuntu 9.10, walaupun Anda newbie sekalipun. Manual ini berlaku untuk melakukan instalasi semua versi Vuze.

  • Pertama-tama Anda perlu melakukan instalasi JRE (Java Runtime Environment). Buka terminal Anda lalu copy dan pastekan command berikut ini:

sudo apt-get install sun-java6-jre sun-java6-plugin sun-java6-fonts

  • Setalah JRE terinstall dengan baik, download Vuze dari situs resminya di vuze.com
  • Lalu unpack paket yang telah Anda download tadi ke desktop.
  • Buka home folder Anda dan buat folder baru “.azureus” tanpa tanda petik tapi dengan tanda titik di depannya.
  • Dari menu nautilus view pilih “show hidden files”.
  • Copy semua file dari folder Vuze dari desktop Anda ke folder yang baru dibuat tadi yaitu “.azureus”.
  • Anda sudah hampir selesai, sekarang Anda perlu membuat launcher program ke menu aplikasinya. Klik menu System –> Preferences –> Main Menu. Lalu kemudian pilih Internet dan klik “New Item”. Pada jendela Create Launcher pilih Browse. Lalu pada jendela Choose an Application klik kanan untuk memilih Show Hidden Files.
  • Lalu buka Home Folder/.azureus dan klik “vuze”. Untuk menambahkan ikon Vuze Anda drag and drop vuze.png seperti pada gambar di bawah. Klik OK dan selesai.

vuze

Instalasi selesai, sekarang buka Applications –> Internet –> Vuze untuk menggunakan aplikasi yang baru Anda install.